Mobile Game Prospect (Seminar FSL ITB)

Tepatnya pada tanggal 18 Februari 2012, FSL Comlabs ITB kembali mengadakan seminar gratis dengan tema Mobile Game Development Prospect in Indonesia. Acara yang menarik sebenarnya mengingat saya sendiri seorang developer mobile meski saat ini belum menyentuh game development. Dari pembahasan yang disampaikan oleh narasumber, berikut ini beberapa hal yang ingin saya share dari apa yang saya dapatkan dari acara tersebut. Ilmunya aja ya, konsumsinya nggak πŸ˜€

1. HOW TO START?

Pada bagian ini ada 3 komponen penting menurut Garybaldy dari NightSpade, yaitu TEAM, MARKETING, dan PRODUCT. Untuk membangun sebuah game mobile yang mendapatkan apresiasi tinggi dari user maka anda harus memiliki tim yang solid dan dari beberapa bidang dibawah ini

  • Game Designer : Bagian ini yang merencanakan analisis sistem game, game plan, game scenario dan berbagai hal non teknis yang terkait dengan game tersebut
  • Game programmer : Bagian ini yang berkutat dengan bagin teknisnya. Baik dari manajemen memory, device fragment hingga optimalisasi performance dan integrasinya dengan device tersebut. Maklum saja, ketika berbicara develop program untuk mobile, maka resource jadi pusat perhatian karena memang selain ukuran banyak hal di device yang sebenarnya bersifat terbatas
  • Graphic Designer : Bagian ini yang mengolah gambar/image bagi game termasuk juga penempatan font maupun layout yang menarik dan user friendly
  • Sound Composer : Bagian ini yang merancang komponen suara bagi game. Ya kalau kata orang gak ada musik gak hidup, gitu juga game. Pasti hambar kalau gak ada backsoun atau sound effect pada masing-masing game linenya

Sebenarnya untuk membuat sebuah game, 4 komponen diatas sudah cukup sebenarnya. Namun karena kita bicara bisnis maka mau tak mau kita harus menambah dua komponen baru yatu MARKETING dan FINANSIAL. Bagian ini yang akan mengatur bagaimana game yang telah dibuat bisa digunakan dan mendapat apresiasi tinggi dari user. Hasilnya atau profit dari game ini sendiri harus di kelola kembali agar pengembangan berikutnya tetep ada makan. Ya kasarnya untuk nyemangatin yang kerja agar tetap termotivasi dan bukan kerja rodi πŸ˜€

2. HOW TO WORK?

Setelah tim anda siap, kemudian strategi marketing serta manajemen keuangan anda sudah cukup, maka langkah berikutnya adalah EKSEKUSI. Hal pertama yang dilakukan pastilah membangun game tersebut. Nah setelah game jadi, maka kita butuh yang namanya LICENSE atau ijin untuk bisa mempublish karya kita tersebut ke market dari device yang kita gunakan, misal game android ke android market dan lain-lain.mobile game developer

Kembali lagi ke masalah bisnis, maka game ini tentu saja wajib di MONETIZE atau dibentuk agar menghasilkan profit bagi usaha anda. Bagaimana caranya? Mengutip ucapan mbak Hasna, Marketing and Public Relation dari NightSpade.com, ada 3 cara untuk memonetisasi game anda.

  • ADS : Anda meletakkan iklan layaknya adsense atau pada android bisa menggunakan ADMOB. Setiap kali iklan tersebut di klik, maka anda akan mendapatkan komisi. Tidak besar memang tapi jika game anda dimainkan oleh banyak orang, maka hasilnya akan lumayan besar meski memang harus lebih bersabar. Hal lain yang patut diperhatikan, iklan ini sangat membutuhkan internet untuk ditampilkan, sehingga ketika user bermain offline, maka tidak ada iklan yang ditayangkan
  • PAID GAMES : Pada tipe ini anda meletakkan game anda sebagai game berbayar yang artinya untuk mendownload aplikasi ini user terlebih dahulu harus membayar. Hal ini yang terkadang membuat paid application kurang diminati karena meskipun murah, beberapa user tidak ingin membeli kucing dalam karung
  • FREE-MIUM APPLICATION; Pada aplikasi ini user dapat mendownload secara gratis namun fitur/resources pada game terbatas. Dan untuk menambah fitur / resource, user harus membayar. Pada saat ini, tipe inilah yang paling diminati. Karena ketika user sudah lekat dan adiktif dengan permainan anda, maka bukan suatu harga yang mahal untuk melepaskan 1-2 dollar dari fitur tambahan yang anda sediakan.

3. HOW TO SURVIVE?

Setelah game terpublish dan anda melakukan berbagai strategi marketing pada game anda, maka langkah terakhir adalah harus mampu EKSIS. Beberapa cara yang disarankan adalah update game anda. Semisal saat ada perayaan tahun baru, maka anda bikin permainan dengan level versi tahun baru dan sebagainya. Proses ini selain memberikan tantangan baru pada user, update game juga membuat game anda kembali di halaman depan masing-masing market dari device yang digunakan. Dengan begini anda juga tetap bisa menjaring user-user baru.

Cara lainnya adalah aktif di sosial media dan lakukan purna jual. Dalam kasus ini, cobalah dapatkan feedback dari user anda. Minta pendapat mereka tentang game anda dan tunjukkan apresiasi atas itu. Tak ada yang lebih menyenangkan ketika aspirasi anda didengarkan, begitupun bagi user game anda πŸ™‚

Lanjutan seri kedua dari seminar Game Development ini bisa anda baca reviewnya disini

Advertisements